Hampir setiap warga negara Indonesia pernah mengenakan seragam sekolah dengan paduan warna khas: merah-putih, biru-putih, dan abu-abu-putih. Di balik keseragaman ini, berdiri nama besar seorang tokoh yang jarang disebut: Drs. H. Idik Sulaeman Nataatmadja, AT. Beliau adalah arsitek kunci yang merancang Penetapan Warna seragam sekolah secara serius dan konsisten di seluruh Indonesia pada masa Orde Baru.
Idik Sulaeman menjabat sebagai Direktur Pembinaan Kesiswaan di Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah pada periode 1979-1983. Dengan latar belakang pendidikan seni rupa dari ITB dan pengalaman di bidang tekstil, beliau memiliki visi untuk menyeragamkan identitas pelajar. Penetapan Warna seragam nasional ini diresmikan melalui Surat Keputusan Dirjen Dikdasmen Nomor 52 pada tanggal 17 Maret 1982.
Idik Sulaeman tidak hanya fokus pada aspek keseragaman, tetapi juga filosofi di balik setiap warna. Warna merah pada SD melambangkan keceriaan dan semangat yang tinggi, sesuai dengan jiwa anak-anak. Penetapan Warna ini merupakan upaya strategis untuk mendukung psikologi dan perkembangan karakter siswa di setiap jenjang.
Untuk jenjang SMP, Idik Sulaeman memilih biru tua sebagai warna bawahan, yang mencerminkan kemandirian dan percaya diri. Kemudian, untuk jenjang SMA, warna abu-abu melambangkan kedewasaan dan ketenangan. Penetapan Warna ini memiliki makna mendalam, mempersiapkan siswa menghadapi masa transisi menuju kehidupan kampus atau kerja dengan bijak.
Selain Penetapan Warna seragam, jasa Idik Sulaeman meluas ke bidang lain yang fundamental dalam pendidikan. Beliau adalah sosok yang merancang lambang OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) yang hingga kini menjadi identitas wajib di setiap seragam SMP dan SMA. Beliau juga adalah pencetus nama Paskibraka (Pasukan Pengibar Bendera Pusaka), yang menggantikan nama sebelumnya.
Hingga wafat pada tahun 2013, Idik Sulaeman tetap menjadi tokoh yang berdedikasi bagi dunia pendidikan dan kepanduan. Keputusannya dalam Penetapan Warna seragam telah berhasil menciptakan sistem pendidikan yang lebih terstruktur dan mengurangi kesenjangan sosial antar siswa. Warisannya signifikan dalam membentuk karakter dan disiplin generasi muda Indonesia.
Mengenal Idik Sulaeman adalah ilmu berharga tentang bagaimana satu kebijakan strategis dapat memberikan dampak konsisten selama beberapa dekade. Penetapan Warna yang beliau lakukan adalah langkah awal yang serius dalam mewujudkan kesatuan identitas pelajar, memperkuat semangat kebangsaan, dan membentuk disiplin nasional.