Sering kali, di lingkungan sekolah, kita mendengar istilah “hanya bercanda” sebagai tameng untuk perilaku yang sebenarnya merupakan bentuk kekerasan verbal. Tindakan merendahkan, mengejek fisik, hingga memberikan julukan buruk sering kali dianggap remeh dan dinormalisasi oleh para siswa, bahkan terkadang oleh guru. Padahal, dampak dari kata-kata yang kasar jauh lebih membekas daripada luka fisik. Normalisasi ini […]